Biografi Raden Ajeng Kartini, Berkaitan dengan Perjuangan di bidang Kebangsaan

Sumber: Kompaspedia.com

Biografi Raden Ajeng Kartini merupakan keturunan bangsawan yang juga selalu hidup di lingkungan bangsawan. Sebagai seorang anak yang lahir di masa penjajahan, Raden Ajeng Kartini sudah memiliki kesadaran nasional yang tinggi, berikut penjelasannya.

Raden Ajeng Kartini memiliki pandangan yang maju

Sumber: Historia

Meskipun terlahir dari kalangan bangsawan, Raden Ajeng Kartini tidak mau mengikuti adat dan tata cara yang berlaku di kehidupan kaum bangsawan. Raden Ajeng Kartini juga menolak segala bentuk penghormatan yang diberikan adik-adiknya dan rakyat.

Menurut Raden Ajeng Kartini, tradisi tersebut kolot dan tidak sesuai dengan kemajuan zaman. Ia ingin merombak tradisi tersebut, dan memerdekakan kaumnya.

Raden Ajeng Kartini melahirkan pendapat yang berani

Sumber: Medcom.id

Sebagai seorang yang lahir di masa penjajahan, Raden Ajeng Kartini termasuk orang yang berani dalam mengambil langkah. Raden Ajeng Kartini dengan berani menyatakan pendapat tentang adanya penjualan candu opium dari Pemerintah Hindia Belanda. 

Dalam Biografi Raden Ajeng Kartini, Beliau pernah menuliskan dalam suratnya untuk meminta penghapusan penjualan candu di Indonesia oleh pemerintah Hindia Belanda. Menurut Raden Ajeng Kartini, candu hanya akan merusak dan melemahkan kesehatan masyarakat serta menurunkan perekonomian.

Semangat Raden Ajeng Kartini yang menyala

Sumber: Zenius Education

Melalui tulisan dalam suratnya, Raden Ajeng Kartini dengan semangat yang menyala-nyala ia tak pernah ragu untuk menyuarakan pendapatnya. Raden Ajeng Kartini juga tak mengenal takut dalam mengecam dan menyerang politik pemerintah Hindia Belanda.

Menurut Raden Ajeng Kartini, Pemerintah Hindia Belanda hanya berusaha menghalangi dan mengancam usaha rakyat Indonesia. Usaha Pemerintah Hindia Belanda tersebut dikatakan hanya wujud rasa takut jika rakyat tidak akan mematuhi perintah mereka lagi.

Cita-cita mulia Raden Ajeng Kartini

Sumber: Yayasan Kesehatan Perempuan

Raden Ajeng Kartini memiliki cita cita luhur yaitu mengubah kedudukan kaum wanita dan memajukan bangsa Indonesia dalam segala hal. Dari segala usaha dan cita cita Raden Ajeng Kartini telah mencerminkan perasaan nasionalis yang kuat.

Berbagai keinginan mulia dari Raden Ajeng Kartini serta cara mewujudkannya tertuang dalam surat-surat dan karangannya. Dalam hal ini menampakkan bahwa telah tertanam jiwa kesadaran nasional dalam diri Raden Ajeng Kartini. 

Raden Ajeng Kartini menolak tawaran belajar ke luar negeri

Sumber: Kompasiana.com

Pada saat itu, Raden Ajeng Kartini mendapatkan tawaran untuk melanjutkan pelajarannya ke negeri Belanda. Namun, Raden Ajeng Kartini menolak tawaran tersebut dan lebih memilih di Indonesia.

Raden Ajeng Kartini juga meminta kepada pemuda (Agus Salim) untuk menerima beasiswa tersebut. Tindakan tersebut mencerminkan sikap seorang yang tidak mementingkan diri sendiri dan mau berkorban untuk orang lain. 

Baca juga: 8 Tokoh Dunia yang Menginspirasi dan Populer

Kepedulian yang besar kepada rakyat

Sumber: SMP Negeri 9 Surabaya

Raden Ajeng Kartini selalu berusaha membela dan memperhatikan nasib rakyatnya. Oleh karena itu, Raden Ajeng Kartini seringkali dating berkunjung ke desa-desa untuk mengetahui keadaan rakyatnya.

Raden Ajeng Kartini merasa senang saat mendengarkan keseharian rakyatnya. Semakin mengetahui itu, ia semakin bersemangat untuk memperjuangkan dan membela nasib rakyatnya.

Keberanian Raden Ajeng Kartini mengecam Pemerintah hindia Belanda

Sumber: Leiden Special Collection

Raden Ajeng Kartini tidak pernah merasa takut mengemukakan pendapatnya secara langsung kepada Pemerintah Hindia Belanda. Ia secara terang-terangan menuntut agar pelajaran Bahasa melayu (Bahasa Indonesia) dan Bahasa Belanda diajarkan di sekolah. 

Pemikiran Feminisme Raden Ajeng Kartini

Sumber: Popmama.com

Raden Ajeng Kartini menuliskan surat yang mengungkapkan keinginan menjadi seorang seperti kamu muda di Eropa. Raden Ajeng Kartini merasa pilu melihat penderitaan wanita Jawa akibat kungkungan adat, bahkan tidak diperbolehkan mengenyam pendidikan.

Demikianlah Biografi Raden Ajeng Kartini di ranah kebangsaan. Gerakan berani dan semangat yang tak pernah padam ini patut untuk dijadikan contoh dalam kehidupan.

Baca juga: Berbagai Sejarah Pahlawan Nasional Indonesia