Tokoh Islam Perempuan yang Jadi Pahlawan Indonesia

Tokoh Islam Perempuan yang Jadi Pahlawan Indonesia

Inilah Tokoh Islam Perempuan yang Jadi Pahlawan, Berjasa Bagi Bangsa!

Sumber: Woman Lead

Nama tokoh islam perempuan ada yang sempat menjadi pahlawan kemerdekaan Indonesia. Beberapa hari yang lalu, Indonesia baru saja merayakan kemerdekaan yang ke 77 tahun. Hal tersebut membuat kita mengingat kembali perjuangan para pahlawan yang berhasil merebut kemerdekaan dari bangsa penjajah.

Tidak hanya pahlawan yang dari golongan pria saja, beberapa tokoh perempuan juga ada yang berjasa dalam kemerdekaan Indonesia. Bahkan diketahui bahwa tokoh-tokoh ini adalah muslimah asal Indonesia. Untuk mengetahui siapa saja tokoh-tokoh islam perempuan yang jadi pahlawan Indonesia, simak ulasannya di bawah ini.

1.     Sultanah Safiatuddin

Sumber: Wikipedia

Nama tokoh islam perempuan pertama yang jadi pahlawan Indonesia adalah Sultanah Safiatuddin. Beliau merupakan pemimpin wanita pertama di daerah Kesultanan Aceh Darussalam. Dia sudah diangkat sebagai pemimpin setelah suaminya, Sultan Iskandar Tsani wafat pada tahun 1641 M.

Ketika berada di masa kepemimpinannya, ada pro dan kontra yang timbul, khususnya mengenai hukum perempuan menjadi pemimpin Aceh. Akan tetapi, kondisi tersebut tidak melemahkan semangat Sultanah Safiatuddin untuk menjaga rakyat-rakyatnya. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan perkembangan strategi pemerintahan, pengembangan ilmu pengetahuan, stabilitas politik, hingga pemberian zakat pada masyarakat.

Sebelum dipopulerkan oleh RA Kartini, Sultanah Safiatuddin sudah merancang undang-undang khusus wanita dan mengangkat kedudukannya. Dengan hal tersebut, beliau mencoba untuk menjaga martabat perempuan di Aceh.

2.     Raden Adjeng Kartini

Sumber: Wikipedia

Siapa yang tidak kenal dengan sosok Raden Adjeng Kartini atau sering disebut RA Kartini? Beliau lahir di Jepara dan memiliki nama lengkap Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat. Bisa dikatakan, beliau sangat dikenal sebagai pahlawan dalam memperjuangkan emansipasi wanita Indonesia.

Salah satu motivasi RA Kartini memperjuangkan hal tersebut adalah terjadinya ketimpangan sosial yang dirasakan antara perempuan dan laki-laki di tanah Jawa. Karena hal tersebut, beliau berjuang membela kaum perempuan agar bisa mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki.

Hal yang paling terlihat dalam kesetaraan hal ini adalah dalam kebebasan mengenyam pendidikan. Berbagai karya-karya pemikiran dan perjuangannya juga sudah diabadikan dalam sebuah buku.

Baca juga: Biografi 4 Pahlawan Indonesia, Sudah Tahu Belum?

3.     Opu Daeng Risaju

Sumber: Sinarpaginews.com

Opu Daeng Risaju adalah salah satu nama tokoh islam perempuan yang juga menjadi pahlawan Indonesia. Pahlawan yang juga diketahui sebagai Famajjah ini lahir di Palopo Sulawesi Selatan pada tahun 1880 M.

Saat masih anak-anak, beliau belajar ilmu agama seperti mengkaji Al-Quran dan juga mempelajari ilmu fiqih. Perlu diketahui bahwa ilmu fiqih yang dipelajari Opu Daeng Risaju ini adalah tokoh penyebar agama islam di Sulawesi selatan, yakni Khatib Sulaiman Datung Patimang.

Berdasarkan sejarahnya, beliau juga dikenal sebagai pahlawan nasional karena jasanya dalam menentang penjajahan Belanda. Tidak hanya itu saja, beliau juga membangkitkan dan menuntun para pemuda untuk melakukan perlawanan terhadap tentara NICA.

4.     Cut Nyak Dhien

Sumber: Tribunnews

Nama tokoh islam perempuan yang jadi pahlawan Indonesia terakhir adalah cut Nyak Dhien. Beliau adalah pahlawan dari Aceh yang berjuang dalam perlawanan terhadap penjajah secara langsung. Do dalam sejarahnya, Cut Nyak Dhien berhasil meningkatkan moral semangat perjuangan aceh dalam melawan penjajah Belanda.

Perjuangan tersebut beliau lakukan hingga mencapai akhir hayatnya. Sejak 2 mei 1962, Presiden Soekarno melalui SK Presiden RI Nomor 106 tahun 1964 sudah menetapkan Cut Nyak Dien sebagai Pahlawan Nasional.

Demikian nama tokoh islam perempuan yang jadi pahlawan Indonesia. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk para pembaca semuanya.

Baca juga: Mengenal Sosok Dewi Sartika, Pahlawan Pendidikan dari Tanah Sunda

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *